 |
Berkatalah selembar kertas putih, "Aku diciptakan dengan penuh kesucian dan aku akan tetap suci selamanya. Lebih baik terbakar menjadi abu dari pada menderita sentuhan kegelapan ataupun kekotoran menodaiku."
Botol tinta mendengar dan tertawa terbahak². Dengan hati diliputi kegelapan... Tapi ia tak berani mendekatinya. Pensil warna juga mendengar dan mereka juga tidak berani mendekatinya.
Kertas putih seputih salju itu tetap murni dan suci selamanya.
Murni...
Suci...dan Kosong...
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
 |
Thursday, January 13, 2005
KARENA SATU DAN LAIN HAL
MAKA UNTUK SEMENTARA OFF DULU POSTING BLOG INI, TAPI BUKAN MENGUNDURKAN DIRI DARI PER'BLOG'er'AN SIH :p
MASIH POSTING DI BLOG SATUNYA... PAKE BLOGSPOT...
KLIK DI SINI
Posted at 06:28 pm by indrastuti
Permalink
Wednesday, December 15, 2004
Astaga,Laptop Berisiko Pada Kesuburan Pria!
Memang serba salah. Kadangkala kemajuan teknologi yang dimaksudkan untuk membuat hidup menjadi lebih baik dan lebih nyaman, punya dampak samping yang (mungkin) tidak baik juga
Temuan yang barangkali akan mengagetkan pasangan Anda, yang terbiasa menenteng-nenteng laptop, menggunakannya di pangkuan dan nyaris tak bisa dipisahkan dari perangkat canggih itu. Para ahli menyerukan agar kaum muda dan para eksekutif pria untuk menjauhkan laptop dari pangkuan karena dapat membahayakan kesuburan alias menyebabkan kemandulan! Ups
Laptop, yang dioperasikan dengan suhu tinggi di dalam piranti canggihnya, dapat membuat skrotum panas, yang dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas dan kuantitas sperma
“Naiknya temperatur pada skrotum cukup untuk menyebabkan perubahan pada parameter sperma,” tegas Dr Yefim Sheynkin, seorang guru besar urology di State University of New York. at Stony Brook
“Penggunaan (laptop) jangka panjang kemungkinan memiliki efek yang merusak pada kesehatan reproduksi para pria, ”Sangat sulit untuk memprediksi berapa lama komputer dapat dipakai secara aman,” tegas Dr Sheynkin seperti dilansir Reuters. “Bisa saja temperatur testikel akan naik tak berapa lama setelah laptop dinyalakan.” Penelitian ini dimuat pada jurnal Human Reproduction
Pria dewasa dan mereka yang beranjak remaja yang menggunakan laptop beberapa kali dalam sehari menghadapi risiko yang lebih besar seiring berjalannya waktu. Sheynkin mengkhawatirkan jika penggunaan laptop tidak dikurangi, pada 15-20 tahun mendatang saat mereka siap membina keluarga, para pria ini bisa menghadapi masalah.
Sheynkin dan timnya mengkaji dampak penggunaan sebuah laptop pada 29 sukarelawan sehat antara usia 21-35 tahun dengan mengukur temperatur skrotum sebelum dan setelah mereka menggunakan komputer di pangkuannya.
Bahkan tanpa menyalakan laptop, temperatur skrotum naik 2,1 derajat Celcius saat pria muda duduk berjejer untuk menyeimbangkan posisi komputer di pangkuan.
Saat mereka menyalakan komputer, suku langsung naik sebesar 2,8 derajat Celcius di sisi kanan dan 2,6 derajat Celcius di sisi kiri.
“Itu menunjukkan bahwa scrotal hyperthermia (pemanasan pada skrotum) dihasilkan baik oleh tubuh secara khusus dan efek pemanasan lokal dari komputer laptop,” jelas Dr Sheynkin.
Sebuah kasus serius dilaporkan dalam sebuah jurnal kedokteran dua tahun lalu setelah seorang pria berusia 50 tahun penisnya terbakar saat menggunakan laptop di pangkuannya selama satu jam, meski menggunakan celana panjang dan celana dalam.
Para peneliti menggunakan dua merek laptop berbeda dalam studi mereka. “Semua komputer laptop membangkitkan panas signifikan karena meningkatnya keperluan tenaga dalam chip komputer. Laptop baru dengan syarat tenaga yang lebih tinggi bahkan menghasilkan lebih banyak panas,” tegas Sheynkin.
Nah, beritahu pasangan Anda agar jangan keseringan memangku laptopnya deh!
Posted at 06:18 pm by indrastuti
Permalink
Friday, November 19, 2004
Pria, Wanita Cemburunya Sama
Baik pria maupun wanita cenderung bermasalah jika pasangannya jatuh cinta dengan orang lain -- suatu ketidaksetiaan emosi -- dibandingkan jika pasangannya memiliki ketidaksetiaan seksual, meskipun ada sebuah teori yang mengatakan bahwa reaksi cemburu itu berbeda antara dua jenis kelamin. Demikian menurut Dr Christine R.Harris, seorang psikologis. "Baik pria dan wanita lebih fokus pada aspek emosional dari sebuah ketidaksetiaan dibandingkan dengan ketidaksetiaan seksual," katanya.
Pendapat ini jelas melawan pendapat selama ini yang mengatakan bahwa pria sangat cemburu terhadap ketidaksetiaan seksual dan wanita lebih cemburu pada ketidaksetiaan emosional. Menurut Dr Harris dari Pusat Otak dan Kognitif Universitas California, San Diego, kedua gender sebenarnya memiliki persamaan daripada perbedaan.
Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh beberapa psikolog secara berturut-turut muncul teori bahwa seleksi alam menyebabkan gender mengalami evolusi reaksi emosi yang berbeda terhadap kecemburuan.
Dengan pendapat ini, pria mungkin cenderung lebih cemburu terhadap ketidaksetiaan wanita karena mereka khawatir akan membesarkan anak yang bukan berasal dari benihnya, yang seharusnya menjadi ayah dari anak yang dikandung istrinya.
Sementara itu wanita terbentuk lebih cemburu ketika pasangannya mengembangkan ikatan emosional dengan wanita lain, karena khawatir akan kehilangan sumber pendapatan untuk keluarganya sendiri.
Namun demikian, menurut pengamatan Dr Harris, sebagian besar hasil penelitian ini berdasarkan penelitian yang hanya ditemukan pada perbedaan gender ketika mereka menanyakan pada mahasiswa untuk menanggapi pertanyaan hipotetika yang skenarionya akan membuat mereka lebih terganggu.
Dalam penelitian ini Dr Harris merekrut sekitar 200 orang dewasa heteroseksual dan homoseksual. Mereka diminta untuk menanggapi mengenai masalah ketidaksetiaan menurut teori, dan juga bagaimana mereka menanggapi dalam keadaan yang nyata jika memang pernah berbuat curang. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.
Menurut hasil yang ditemukan, ketika mereka diminta untuk mengingat kejadian nyata ketidaksetiaan, baik pria maupun wanita lebih memusatkan perhatian pada aspek emosional dibandingkan aspek seksual.
Kalau menyangkut masalah cemburu, baik pria maupun wanita peduli terhadap kedua ketidaksetiaan. Mereka sangat peduli jika mengetahui pasangan mereka melakukan hubungan seks dengan orang lain ataupun ketika pasangannya jatuh cinta pada orang lain.
(Sumber: Satumed.com)
Posted at 12:21 pm by indrastuti
Permalink
Tuesday, November 16, 2004
Mata kadang salah melihat, mulut kadang salah bicara, hati kadang salah menduga. Andai jemari ini tak kuasa berjabat, setidaknya kata masih dapat terungkap. Untuk seluruh teman², saudara dan semua umat muslim kuucapkan Selamat Idul Fitri 1425H.
Posted at 09:45 am by indrastuti
Permalink
Tuesday, October 26, 2004
Senyum merupakan salah satu tabiat manusia yang mempunyai maksud tersirat dan tujuan tertentu. Jika seseorang itu senyum sudah pasti dia dikatakan sedang mengalami sesuatu yang menggembirakan. Senyum juga merupakan satu sifat dan akhlak yang mulia. Namun kadangkala senyuman dilemparkan sebagai senjata untuk memikat sama ada lelaki atau perempuan. Ramai orang jatuh hati apabila tertarik kepada senyuman. Ada juga yang tersenyum sebagai menunjukkan reaksi sinis terhadap sesuatu yang pelik atau canggung.
Menurut seorang pakar psikologi dari Universiti Michigan di Ann Arbor,R.B.Zajonc,memang terdapat unsur psikologi yang dapat dihubung-kaitkan antara meluahkan perasaan gembira dengan sifat mental yang positif. Bahagian muka manusia mempunyai otot-otot yang tersendiri tetapi terdapat juga sesetengah orang tidak mempunyai salah satu ciri penting seperti kemampuan melebarkan rongga mulut. Namun secara tepat fungsi sebahagian otot tersebut masih kekal sebagai misteri. Apakah situasi yang membolehkan seseorang itu menunjukkan reaksi dengan menunjukkan bentuk air muka dan emosi dalaman? Sebagai contoh,patuntukah kita melemparkan senyuman bagi menghilangkan rasa takut kepada musuh. Jika seseorang itu menghadapi masalah yang menekan maka dengan sentiasa senyum boleh membuatkan dia gembira dan melupakan masaalah yang dihadapi atau menyelesaikannya dengan tenang.
Secara saintifiknya,darah akan mengalir kebahagian otak dan muka melalui saluran darah yang sama iaitu,arteri karotid. Apabila seseorang itu senyum atau mengerut dahi,otot muka yang melintasi bahagian tulang rahang akan menjadi tegang dan ia akan menyebabkan darah lebih banyak masuk ke bahagian muka. Melalui proses ini,perubahan berlaku terhadap kadar darah yang dibekalkan melalui arteri karotid iaitu saluran utama menuju ke otak. Keadaan ini boleh melegakan mood seseorang. Teori ini juga menjelaskan keadaan seseorang menjadi merah mukanya. Keadaan ini sebenarnya satu tindak balas yang tidak sengaja. Orang yang menjadi merah mukanya sebenarnya ingin lari daripada apa yang dialaminya. Contohnya,perasaan malu. Ini terjadi apabila perjalanan darah yang dipacu oleh sistem hormon adarienalin dalam badan telah dialih dari otak ke saluran darah dibahagian muka hingga menyebabkan muka seseorang itu menjadi merah. Air muka yang muram menyebabkan seseorang merasa lebih tertekan manakala air muka yang ceria membantu menambahkan semangat. Namun begitu,keberkesanan dan kejayaan teori ini tidak dapat dijamin sepenuhnya kerana senyum itu kadang-kadang dibuat-buat atau disengajakan bagi melindungi perasaan marah atau kecewa.
Bagaimanapun terdapat juga alasan yang baik untuk memastikan bahawa muka yang gembira akan merangsangkan mood anda. Ia bukan sahaja menjadikan otak anda merasa lega tetapi turut membuat orang lain senang dan bersedia untuk berinteraksi dengan anda.
(Sumber : http://unity99.tripod.com/senyum.html)
Posted at 05:19 pm by indrastuti
Permalink
Tuesday, September 28, 2004
PERKOSAAN Antara Mitos dan Kenyataan
Ada data di Amerika yang menyebutkan setiap sembilan menit satu perempuan diperkosa. Dan diestimasi bahwa dari sepuluh kasus, hanya satu perkosaan yang dilaporkan ke pihak berwajib. Ada banyak alasan mengapa terdapat perbedaan yang antara jumlah perkosaan, yang terlaporkan, dan yang sampai ke meja hijau. Yang paling penting adalah adanya mitos atau keyakinan yang salah tentang perkosaan, korban, dan pemerkosa.
Mitos-mitos ini terdapat di seluruh lapisan masyarakat. Keyakinan yang salah itu menimbulkan semacam rintangan bagi korban, dengan keluarganya, pengadilan, tenaga medis, dan masyarakat secara keseluruhan. Menelan mitos tentang perkosaan bukan hanya menyakiti korban, tapi juga menempatkan orang lain ke situasi beresiko karena kurangnya pengertian tindak kriminal ini. Seorang perempuan yang diperkosa menjadi skeptis terhadap orang lain. Sikap ini membuat ia meragukan diri dan ingatannya tentang apa yang telah menimpanya.
Menelan mentah-mentah mitos tentang perkosaan juga menempatkan posisi kita di tempat yang rawan. Kita bisa saja jadi korban. Mempercayai bahwa perkosaan hanya terjadi terhadap perempuan tertentu, atau hanya terjadi di tempat tertentu, dapat membuat kita menganggap aman, padahal justru itu adalah situasi yang berbahaya. "Ah, gue gak akan bisa diperkosa," mungkin membuat kita merasa aman, tapi sungguh salah, dan membuat kita jadi tidak melihat bahaya yang potensial.
Berikut ini adalah beberapa mitos yang berlaku umum tentang perkosaan. Saat membacanya, kamu mesti ingat, SEMUANYA SALAH!!!
MITOS dan FAKTA • "Gak akan terjadi ke gue deh", perkosaan adalah kejadian yang khusus dan jarang. Hanya terjadi pada orang tertentu: atraktif, perempuan yang mengundang selera. • Setiap orang bisa jadi korban. Penelitian menunjukkan bahwa korban, termasuk bayi, meliputi semua karakter manusia, ras, etnik, lesbian/gay, orang cacat dan dari segala jenis latar belakang ekonomi, sosial, dan agama. • "Dia yang mau kok." Perempuan sering memprovokasi dengan kelakuannya: berpakaian seksi, pergi sendirian, kehidupan malam, mabuk, berciuman, dan sebagainya. • Tak ada yang mau diperkosa. Juga tak seorangpun bisa membenarkan tindakan itu. Orang berhak atas rasa aman dari kasus perkosaan. Pemerkosa, bukan malah korban, yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya. • "Pemerkosa berasal dari suku/bangsa x". • Lebih dari 90% kejadian terjadi di orang-orang dengan latar belakang etnis dan ras yang sama. • Perkosaan sering dilakukan oleh orang asing di tempat sepi. • Orang yang dikenal dan tempat aman justru palng berbahaya. 80% kasus dilakukan oleh orang yang sudah dikenal korban. Kejadiannya 50% pada siang hari dan di rumah. > • Perempuan sering mengadukan perkosaan yang tidak terjadi. • Perempuan tidak berbohong bila diperkosa. Hanya 2% terjadi penuntutan yang salah dari seluruh kejadian yang dilaporkan. • Hanya perempuan yang diperkosa. • Sudah banyak kejadian bahwa ternyata laki-laki juga menjadi korban perkosaan. Kebanyakan memang dari kalangan usia kanak-kanak. Tapi di penjara, hal ini kerap terjadi. • Cara paling ampuh untuk melupakan kejadian pemerkosaan adalah dengan bertindak seolah tak terjadi apa-apa, melanjutkan hidup, dan kembali "normal." • Membicarakan perihal perkosaan bisa merupakan sebuah bagian esensial dari proses penyembuhan korban. Meskipun begitu korban tidak boleh dipaksa untuk berbicara, baik untuk umum atau pribadi, sebelum benar-benar siap. Setiap korban butuh dukungan dari keluarga, teman, and publik.
Sumber sanasini dot com
Posted at 09:04 pm by indrastuti
Sunday, September 12, 2004
DEPARTEMEN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA
P E N G U M U M A N
Nomor : 2068 / KP/IX/2004/02/19
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN LUAR NEGERI GOLONGAN III TINGKAT SARJANA TAHUN ANGGARAN 2004--------------------------------------------- Dalam rangka persiapan pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2004, Departemen Luar Negeri Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Sarjana Warga Negara Indonesia pria dan wanita, sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk dididik menjadi Pejabat Dinas Luar Negeri (PDLN)/Diplomat. Dari calon pegawai yang akan direkrut, beberapa calon akan diambil dari lulusan terbaik dari beberapa universitas negeri di luar Jawa melalui program seleksi khusus. A. SYARAT UNTUK MELAMAR Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945. Berijazah Sarjana, Pasca Sarjana, Doktoral Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Jurusan Ilmu Politik, Hubungan Internasional, dan Ilmu Komunikasi) Ilmu Hukum Ilmu Ekonomi (Jurusan Akuntansi, Manajemen, dan Studi Pembangunan), Sastra/Ilmu Pengetahuan Budaya (Arab, China, Inggris, Jepang, Jerman, Korea, Perancis, Rusia, Spanyol dan Sejarah). Berasal dari Perguruan Tinggi Negeri / Swasta / Luar Negeri dengan persyaratan IPK: S-1 minimal 2,75 (dua koma tujuh lima); S- 2 dan S-3 minimal 3,00 (tiga koma nol nol). Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulis) dan atau bahasa asing lainnya (Arab, China, Inggris, Jepang, Jerman, Korea, Perancis, Rusia, Spanyol). Batas usia maksimum : 28 tahun pada tanggal 1 Desember 2004 untuk tingkat Sarjana. 32 tahun pada tanggal 1 Desember 2004 untuk tingkat Pasca Sarjana. 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2004 untuk tingkat Doktoral. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Anggota Kepolisian Negara maupun sebagai pegawai swasta. Tidak berkedudukan sebagai CPNS dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain. Tidak bersuami/beristeri seorang yang berkewarganegaraan asing atau tanpa Kewarganegaraan. Sehat jasmani dan rohani. B. SYARAT PENDAFTARAN Pendaftaran dibuka mulai tanggal 9 September 2004 s/d 26 September 2004 (cap pos) Lamaran dibuat menggunakan formulir rangkap dua, sesuai contoh dalam pengumuman website Deplu. Lamaran disampaikan melalui Pos Tercatat, ditujukan kepada : KETUA PANITIA PENERIMAAN CPNS DEPLU 2004 TROMOL POS 4642 JAKARTA 10046 Panitia Penerimaan hanya menerima lamaran yang disampaikan melalui Tromol Pos tersebut diatas. Lamaran dilengkapi dengan lampiran : Daftar Riwayat Hidup. Satu lembar photocopy ijazah sarjana lengkap (S-1), (S-2), (S-3) berikut transkrip nilai yang sudah dilegalisir (Surat Keterangan Lulus Sarjana dan Ijasah sementara tidak dapat diterima). Bagi ijazah Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dilegalisir Dekan. Bagi ijazah Perguruan Tinggi Luar Negeri harus mendapatkan akreditasi Ditjen Dikti Depdiknas. Photocopy Akte Kelahiran. Surat keterangan kesehatan dokter dan bebas narkoba. Photocopy tanda pencari kerja (kartu kuning Depnaker) yang masih berlaku. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku. Photocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. 3 (tiga) lembar foto ukuran 3 x 4 (berwarna) dan nama pelamar dituliskan di bagian belakang foto. Lamaran beserta lampiran disusun rapi sesuai urutan di atas dalam map (map kertas jepit berlubang - warna biru untuk S1, warna kuning untuk S2, dan warna merah untuk S3) dan dimasukan kedalam amplop warna coklat. C. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI Seleksi dilakukan secara bertahap dengan sistem gugur sebagai berikut : Seleksi Administratif (seleksi syarat melamar dan syarat pendaftaran) Ujian Tulis (masalah nasional, internasional dan pengetahuan umum) dilakukan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris : tanggal 7 Oktober 2004. Ujian Kemampuan/Penguasaan Bahasa Asing (bagi yang telah lulus Ujian Tulis) diadakan dalam Bahasa Arab, China, Inggris, Jepang, Jerman, Korea, Perancis, Rusia dan Spanyol. (Peserta cukup memilih salah satu bahasa yang paling dikuasainya dari bahasa-bahasa tersebut) : akhir Oktober/awal Nopember 2004 Test Psikologi dan Wawancara: minggu kedua Nopember 2004. Keputusan Panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. D. LOKASI PENGUMUMAN HASIL SELEKSI Hanya peserta yang memenuhi seluruh persyaratan untuk melamar dan persyaratan perdaftaran akan dipanggil untuk mengikuti ujian tulis. Nama calon yang memenuhi ketentuan tersebut pada butir D.1 akan diumumkan melalui website Deplu http://www.deplu.go.id atau website Biro Kepegawaian Deplu http://commercec.cbn.net.id/kepegdeplu Tanda peserta seleksi diambil sendiri oleh calon peserta di Gedung Caraka Loka (Pusdiklat Deplu), Jalan Sisingamangaraja No. 73, Jakarta Selatan, dengan menunjukkan kartu identitas. Jadwal pengambilan Tanda Peserta dan lokasi ujian tulis akan diumumkan kemudian melalui website Deplu dan Biro Kepegawaian. Ujian tertulis akan dilaksanakan di PRJ-Kemayoran,Hall B, Jakarta, pada tanggal 7 Oktober 2004. Sedangkan tempat dan waktu untuk ujian lainnya akan diumumkan lebih lanjut melalui website Deplu. Peserta yang lulus pada setiap tahapan Ujian Tulis, Tes Kemampuan Bahasa Asing, Tes Psikologi dan Wawancara akan diumumkan melalui website Deplu dan Biro Kepegawaian. E. LAIN-LAIN Seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil Deplu tidak dipungut biaya. Lamaran yang pernah dikirim kepada Deplu sebelum pengumuman ini dianggap tidak berlaku (lihat butir B). Bagi mereka yang dinyatakan lulus seluruh proses seleksi tetapi mengundurkan diri diwajibkan mengganti biaya yang telah dikeluarkan Panitia sebesar Rp.10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah). Hal-hal yang berkaitan dengan seleksi CPNS Deplu 2004 dapat dilihat dalam website Deplu http://www.deplu.go.id/ atau Biro Kepegawaian Deplu http://commercec.cbn.net.id/kepegdeplu dan para pelamar disarankan untuk terus memantaunya. Para peserta ujian, diwajibkan membawa papan/alas untuk menulis pada saat ujian tulis. Jakarta, 9 September 2004 A.N. MENTERI LUAR NEGERI RI
SEKRETARIS JENDERAL,
SUDJADNAN PARNOHADININGRAT
Sumber : www.deplu.go.id
Posted at 04:45 pm by indrastuti
Permalink
Saturday, September 11, 2004
Pengen jadi donor sperma??? Pikir baik?deh.....
Sepasang lesbian menyatakan, mereka tengah menanti seorang bayi setelah membeli sperma di internet. Pasangan ini tidak sendirian, ada 15 perempuan lain yang saat ini hamil setelah memesan sperma lewat alamat di internet tadi. Bagi yang sudah membayar, sperma fresh langsung diantar sampai ke pintu rumah oleh kurir, lengkap dengan sekotak peralatan yang sangat mudah digunakan.
Seorang lesbian, Jaime Saphier (26) berceritera, dia langsung hamil pada saat pertama, setelah menggunakan jasa yang ditawarkan internet tadi. Jamie akan membesarkan anaknya kelak bersama pasangan lesbiannya Sarah Watkinson (31), di rumah mereka di Merseyside, Inggris. Jaime yang tengah hamil 9 minggu, berkisah, ?Aku melompat-lompat kegirangan ketika test kehamilan menyatakan positif, dan Sarah hanya duduk lemas karena shock.?
Kami tahu, sejumlah orang akan menentang apa yang telah kami lakukan, tetapi selama anak-anak kami dicintai dengan sepenuh hati, aku tidak melihat ada yang salah..? Pasangan ini beralih ke internet untuk mendapat anak, setelah berkali-kali mengajukan lewat prosedur resmi namun selalu ditolak. Di internet, Jamie dan Sarah bisa memilih sperma berdasarkan: ras, warna mata, tinggi dan berat badan, latar belakang sosial, dan juga tingkat pendidikan si pendonor sperma. Tentu saja, identitas si pendonor sangat dirahasiakan. Calon ibu, tidak akan pernah tahu siapa nama ayah bayinya.
Ketika alat test kesuburan di rumah Jamie mengidentifikasi dirinya berada dalam masa paling subur, maka sperma yang sudah dipesan --berdasarkan kualifikasi yang diinginkannya-- cepat-cepat dikirim ke rumahnya.
Sarah mengatakan, ?Kami sangat senang, karena tidak harus melalui prosedur yang berbelit-belit, dan membuat kami trauma.?Kami selalu memimpikan sebuah keluarga, itu adalah segalanya di dunia ini.?
Sekitar 5.000 perempuan sudah mendaftarkan diri dan memesan sperma lewat website tadi, dan lebih dari 800 laki-laki telah terdaftar sebagai pendonor. Ongkosnya relatif murah, 830 poundsterling (sekitar Rp 11 juta) --- dan laki-laki pendonor menerima 50-100 poundsterling (antara Rp 650.00-Rp 1.300.000.)
Pasangan pertama yang menggunakan jasa website ini akan melahirkan bayinya bulan depan.
SUARA YANG MENENTANG Josephine Quintavalle dari kelompok “Comment on Reproductive Ethics?mengatakan: Ini terobosan komersial yang luar biasa. Hak anak-anak telah diabaikan di internet oleh sekelompok orang dewasa yang hanya memikirkan kesenangan pribadi?
Dr. Anthony Cole, Ketua The Medical Ethics Alliance?mengatakan, harus dipertimbangkan kegelisahan yang berkembang dalam masyarakat akibat penjualan sperma --yang semata-mata didasarkan kepentingan komersial. Alasannya, mereka meruntuhkan tatakarama yang sudah dibangun selama berabad-abad.
Pelayanan internet yang menyediakan sperma, benar-benar mengabaikan peraturan dan prosedur ketat yang selama ini diberlakukan pemerintah dalam hal inseminasi buatan, ujarnya.
Kelompok lain, Human Fertilisation and Embryologi Authority?(HFEA) mengkhawatirkan penularan virus seperti HIV/AIDS tidak bisa dideteksi, mengingat masa inkubasi mereka hanya beberapa minggu.
Disebutkan, semua sperma yang diterima di klinik HFEA harus menjalani pemeriksaan awal, kemudian dibekukan selama 6 bulan, dan diperiksa kembali untuk memastikan sperma benar-benar sehat.
John Gonzales, pendiri website kontroversial tersebut, bersikeras semua sperma yang diperjualbelikannya sudah melalui pemeriksaan yang sangat teliti. Donor kami diperiksa setiap 8-10 minggu. Malah bisa dikatakan, mereka adalah laki-laki yang paling sehat di Inggris.?
Kami, hanya berusaha mewujudkan impian orang-orang –yang karena berbagai alasan-- tidak mungkin punya anak,?sergah Gonzales. Website tersebut, menurutnya, didirikan untuk membantu kaum lesbian dan perempuan lajang mendapatkan donor sperma. Hal ini dilakukan sebagai respons cara penanganan yang kurang sensitif terhadap kaum lesbian dan perempuan lajang oleh sejumlah klinik (umum) akibat adanya kecurigaan sosial terhadap kaum ini.
DONOR SPERMA DIHUKUM Juni 2002 lalu, ada kisah menarik di Stockholm, Swedia. Pengadilan Stockholm menjatuhkan hukuman kepada laki-laki yang mengaku menjadi donor sperma sepasang lesbian.
Igor Lehnberg, pria berusia 36 tahun itu diwajibkan memberi nafkah kepada tiga anak yang dihasilkan dari inseminasi spermanya. Pasangan lesbian yang diberi donor sperma, ternyata berpisah dan mereka mempunyai tiga anak berusia 10 tahun, delapan tahun, dan enam tahun.
Pengadilan mewajibkan Lehnberg menyokong hidup anak-anak tersebut sebesar 2.835 crown per bulan atau hampir Rp 2,5 juta. Lehnberg mengajukan banding atas putusan itu dengan alasan hukum Swedia tidak mengakui pemberi donor sperma sebagai ayah secara hukum. Lagi pula dia toh tidak pernah melakukan hubungan badan dengan perempuan yang melahirkan anak-anak itu.
Pengadilan berpendapat, dalam kasus Lehnberg yang bersangkutan mengakui sebagai ayah biologis. Biasanya pendonor sperma di Swedia, namanya dirahasiakan. Namun, Lehnberg memilih untuk membuka namanya karena dia yakin anak-anak harus mengetahui asal usulnya.
Namun, sebagai akibatnya, Igor diwajibkan memberi nafkah kepada tiga anaknya. Huh sial..!
Posted at 02:39 pm by indrastuti
Permalink
Saturday, July 31, 2004
Disunat, Seks Jadi Perkasa?
ANDA sudah disunat atau dikhitan?
Dipercaya, selain baik untuk kesehatan, sunat juga amat bermanfaat bagi perfoma seks. Banyak penelitian membuktikan hal tersebut, tapi ada juga penelitian lain yang tak menunjukkan perbedaan apa pun. Tampaknya, hubungan sunat dan keperkasaan akan terus jadi polemik.
Pada beberapa studi awal untuk mempelajari efek sunat terhadap fungsi seksual, dua penelitian terbaru memberikan hasil yang berlawanan. Dalam sebuah penelitian, para peneliti dari University of North Carolina yang dipimpin oleh Dr. Kenneth Fink menunjukkan, terjadi penurunan, baik pada fungsi ereksi maupun sensitivitas penis.
Pada penelitian lain, berdasarkan hasil dari kelompok pasien yang lebih kecil, Dr. Sean Collins dari Louisiana State University dan timnya menemukan tak adanya perbedaan pada fungsi seksual.
Meski melaporkan penurunan dalam fungsi seksual mereka, Fink dan timnya juga mencatat, 62% pria mengatakan kalau mereka puas dengan hasil prosedur ini. Dalam dua penelitiannya, kebanyakan pria menjalani prosedur ini untuk perawatan kondisi medisnya, seperti fimosis, suatu kondisi ketika kulit luar tak dapat ditarik melewati kepala penis.
Akhir-akhir ini, sebuah perdebatan berlangsung mengenai prosedur ini. Satu pihak menekankan penurunan jumlah infeksi dan PMS di antara pria yang disunat, di pihak lain menekankan rasa sakit serta stres yang ditimbulkan terhadap seorang bayi saat di sunat, selain komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh prosedur ini. Saat ini The American Academy of Pediatrics menganggap keuntungan medis potensial dari sunat pada pria tak terlalu penting untuk sampai direkomendasikan agar semua anak laki-laki disunat.
Pada penelitian yang dilakukan oleh Fink dan timnya, para peneliti meneliti 123 pria yang telah disunat untuk membandingkan fungsi dan kenikmatan seksual yang mereka rasakan sebelum dan sesudah di sunat, sementara penelitian Collins dan rekan-rekannya berdasarkan survei terhadap 15 pria yang dilakukan sunat pada saat sebelum dan 12 minggu setelah prosedur.
Berkomentar terhadap penelitian Collins kepada Reuters Health, Fink menjelaskan kalau berbicara kepada pasien sebelum dan setelah prosedur merupakan cara yang lebih baik untuk mengukur perubahan, tapi kalau hanya terhadap 15 pasien merupakan jumlah yang terlalu kecil untuk mendeteksi apapun kecuali perbedaan ukuran.
Fink menambahkan bahwa kedua penelitian ini memiliki kelemahan yaitu mereka meneliti perubahan fungsi seksual pada orang dewasa setelah melakukan sunat dimana, pada banyak kasus, melakukan sunat untuk memperbaiki masalah medis mereka. Konsekuensinya, Fink menjelaskan bahwa laporan seorang pria terhadap kenikmatan dan fungsi seksualnya mungkin dipengaruhi oleh kondisi medis yang ditandai oleh sunat.
Dengan alasan ini, Fink mengatakan, seseorang dapat menduga para partisipan penelitian untuk melaporkan peningkatan dalam fungsi seks setelah disunat, yang bisa jadi disebabkan perbaikan kondisi medisnya. Namun, penurunan fungsi seksual, seperti yang dilaporkan dalam penelitian Fink, menunjukkan kalau mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi perubahan ini, katanya.
Sebagai penjelasan mengenai mengapa pria dalam penelitiannya melaporkan kepuasaan yang tinggi meski ada penurunan dalam fungsi seksualnya, Fink mengatakan kalau beberapa orang merasa senang terhadap penurunan sensitifitasnya, yang memungkinkan mereka untuk menunda orgasme dan lebih baik dalam memuaskan pasangannya. Fink mencatat kalau laporan pria terhadap kepuasaan seksualnya tergantung banyak faktor. "Ini berarti berbeda untuk tiap pria," katanya, "Secara keseluruhan, tampaknya cukup berharga bagi mereka untuk menjalani sunat ini."
Fink menekankan kalau penelitian mengenai sunat pada orang dewasa tidaklah dapat langsung diaplikasikan pada bayi yang baru lahir. Tapi mungkin dapat menjadi pertimbangan orang tua saat memutuskan untuk menyunat anaknya.
[berbagai sumber istimewa]
Posted at 02:04 pm by indrastuti
Sunday, July 25, 2004
Tantangan Pria / Wanita Lajang
Hasil pengumpulan pendapat yang diadakan oleh sebuah majalah popular baru-baru ini, cukup membuktikan bahwa tujuan utama dalam hidup kebanyakan orang masih tetap sama yaitu: "menikah dan bahagia". Pernikahan melibatkan potensi yang luar biasa bagi kebahagiaan, tetapi juga ada banyak resiko kegagalan. Pada waktu dua orang jatuh cinta dan memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup mereka bersama-sama, mereka dapat menciptakan sukacita bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka kelak atau malapetaka bagi setiap orang yang terlibat.
Memilih pasangan merupakan tantangna yang paling penting bagi pria dan wanita lajang, karena pilihan seseorang dengan siapa ia akan menikah lebih penting dari segala sesuatu yang lain yang akan digabungkan untuk membuat pernikahannya berhasil. Banyak orang mengalami kegagalan dalam pernikahan karena mereka memilih pasangan "seumur hidup" mereka dengan begitu buruknya. Mereka kurang mendapatkan pengetahuan dan latihan dalam hal tersebut. Masyarakat kita terbiasa diajar untuk bersandar semata-mata kepada "naluri alamiah" mereka dalam memilih pasangnan. Sesungguhnya sangat dibutuhkan kecakapan dalam memilih pasangan, mengingat sangat pentingnya memilih pasangan yang tepat agar tercapai kebahagiaan dalam pernikahan. Memilih pasangan pernikahan dengan berhasil adalah kecakapan yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Neil Clark Warren dalam bukunya "Temukan Cinta di Hidup Anda", menjelaskan ada sepuluh karakteristik yang perlu diperhatikan dalam memilih pasangan yang tepat, yaitu:
1. Kepribadian
Anda harus menentukan type kepribadian apa yang Anda inginkan dimilki oleh pasangan Anda kelak. Apakah Anda suka pasangan yang pendiam atau cerewet? Apakah Anda menyukai orang yang bersemangat atau orang yang tenang? Apakah Anda tertarik kepada orang yang lucu atau yang serius? Apakah Anda suka kepada seseorang yang kuat dan independen atau orang yang penurut? Carilah seseorang yang kepribadiannya akan membuat Anda benar-benar bahagia selama bertahun-tahun hidup bersamanya.
2. Inteligensi
Dalam pernikahan yang stabil terdapat korelasi yang tinggi dalam hal inteligensi diantara pasangan. Pribadi-pribadi akan melakukan hal yang terbaik bila disandingkan dengan seseorang yang mirip dalam kecerdasannya.
3. Penampilan
Selera pribadi Anda harus dipertimbangkan sewaktu membentuk gambaran pasangan ideal Anda. Anda harus menetapkan pilihan Anda sendiri mengenai tinggi badan, penampilan wajah, gaya berpakaian, dan gerak fisik dari pasangan Anda.
4. Ambisi
Kesamaan tingkat ambisi sangat penting untuk dimiliki oleh kedua orang yang berpasangan dalam pernikahan, agar mereka dapat mencapai sasaran-sasaran mereka dan meraih impian-impian mereka.
5. Daya Tarik
Rasa saling tertarik baik emosi maupun fisik mutlak harus ada dianatara kedua orang yang akan menikah untuk kepuasan pernikahan jangka panjang.
6. Kerohanian
Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa komitmen agama dan kesuksesan pernikahan sangat berkaitan. Bukan hanya kesamaan agama yang perlu diperhatikan oleh dua orang yang akan menikah, tapi juga orientasi atau minat kerohanian dari pasangannya. Istilah "kerohanian" pada pokoknya lebih dalam dari agama. Agama seringkali menunjuk kepada hal-hal yang external, tindakan-tindakan berdasarkan tradisi agamawi, sedangkan kerohanian menunjuk kepada iman dan kepercayaan internal yang mencakup kehidupan batiniah.
7. Karakter
Konsistensi karakter orang merupakan prasyarat mendasar untuk pernikahan yang stabil. Karakter calon pasangan harus benar-benar dikenal terlebih dahulu, agar dapat melangkah masuk ke dalam pernikahan dengan bekal saling mempercayai satu sama lain.
8. Kreativitas
Apabila cinta dicampur dengan kreativitas, dua kekasih dapat merayakan sepenuhnya dan menikmati hidup mereka bersama-sama. Orang yang akan menikah harus mengetahui dan siap menerima dalam hal-hal apa saja calon pasangannya memiliki kreativitas yang baik, dan dalam hal apa ia tidak memilikinya.
9. Kemampuan menjadi orang tua
Apabila Anda mendambakan mempunyai sebuah keluarga dengan kehadiran anak-anak, Anda harus menemukan pasangan yang mau berbagi untuk sasaran itu. Perlu diketahui apakah pasangan Anda mnenaruh perhatian dan memilik kemampuan sebagai orang tua atau tidak.
10. Keaslian
Pernikahan yang baik membutuhkan dua orang yang asli (genuine). Setiap orang memasuki pernikahan perlu memiliki memampuan untuk menjadi diri sendiri seutuhnya, untuk jujur dengan pendapat-pendapat sendiri dan menyukai diri sendiri, dengan demikian ia akan dapat memberikan kebebasan kepada pasangannya untuk menjadi seperti drinya sendiri.
Note:
Bulletin keluarga "Fokus Pada Keluarga" Vol. 11-Nov-Dec 2000.
Posted at 06:03 pm by indrastuti
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|